Hola... Cómo están todos ustedes? ( lagi belajar bahasa Spain )... :D
ini Ramadhan ke 10.. di Aceh, panas.. tapi harus disyukuri, karena ini juga sebagian dari nikmat yang ALLAH beri..
sudah lama tidak menulis, :)
blog pun sudah lama tidak di update..
jadi, untuk hari ini.. ada sedikit cerita.. mugkin bisa dijadikan pembelajaran juga ataupun motivasi :)
semalam, saya membuat Broadcast ttg perkara berjilbab dan perkara perilaku yang selalu menjadi momok bagi setiap orang, karena suatu pandangan yang membuat dua perkara berbeda ini, menjadi satu..
ini isinya Broadcast saya :
Mohon dibaca, mungkin ada barangkali salah satu dari kita yang belum memahami.. antara perkara berhijab dan perkara perilaku/akhlak yang seharusnya tdk dcampur adukan.. Mohon maaf jika rara ada salah2 kata.. :D Rabbighfirli..Bismillahirrahmaanirahiim..
Oleh: Syaikh Falah bin Isma’il al-Mandakar hafidzohulloh
Pertanyaan: Aku adalah seorang gadis berusia 14 tahun, aku ingin mengenakan hijab akan tetapi ada teman-temanku yang mengenakan hijab tapi perilakunya kurang baik, dan akhlak mereka membuatku tidak menyukai hijab, apa yang seharusnya aku lakukan?
Jawaban:
بسم الله والحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن تبع هداه وبعد
Hijab adalah suatu perkara dan akhlak wanita yang mengenakan hijab adalah perkara lain, maka janganlah dicampur-adukkan. Hijab yang syar’i adalah perintah Allah azza wa jalla, sedangkan jika engkau melihat akhlak yang buruk dari para wanita yang mengenakan hijab, maka tidak ada hubungannya dan tidak ada kaitannya antara akhlak orang yang mengenakan hijab dengan perintah hijab dari nash kalamulloh dan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.Maka keburukan akhlak mereka tidak ada hubungannya denganmu, bahkan kenakanlah hijab dan tampakkanlah akhlak yang baik dan muamalah yang baik, insyaAllah engkau akan menjadi contoh yang baik dalam memberi hidayah dan petunjuk kepada saudari-saudarimu yang mengenakan hijab itu kepada akhlak yang baik.Dan yang perlu engkau perhatikan pertama kali adalah menerima perintah Allah dan Rasul-Nya serta mengharapkan ganjaran dalam mengenakan hijab dan mengamalkan perintah tersebut dalam pakaian, akhlak & perilaku, ibadah, dan aqidah seluruhnya.Semoga Allah memberikan taufiq kepada semua.***Diterjemahkan dari website Syaikh Falah bin Isma’il al-Mandakar hafidzohulloh
selanjutnya, ada yang berkomentar sprti ini :
" Berpakaian sopan tanpa hijab juga tdk masalah kan?krn bagi saya berhijab itu pribadi" katanya.
"kalau masalah itu yang saya tau, sebagai umat muslim wajib menutup aurat..yg namanya wajib berarti Harus. Tetapi ketika brpakaian sopan tanpa berhijab sudah mnjadi suatu pilihan, saya tdk bs memaksakan. Cuma bs mengingatkan."ucapku.
"iya, tapi sama saja kan, klu brhijab tpi akhlak nya ga bener, percumaa".balasnya.
"jadi intinya gini, menurut analisis saya.. Berhijablah, krn itu wajib. masalah kelakuan kita, mau baik atau buruk hanya Allah SWT yang wajib menghakimi yg menilai. Tidak ada yg prcuma."ucapku.
"iya, tp saya pnya pandangan sendiri, yang intinya tdk mempermasalahkan wajib or tidak,walaupun dsebut hijab itu wajib. jadi sah2 ajalah kalo brpakaian masi d batas kesopanan. krn saya tdk fanatik trhadap agama,smua baik, tp saya menganut islam. krn negara kita pun bkn negara Islam sprti d Arab".tegasnya.
" :) ". itu jwb terakhirku.
Dari cerita diatas,
Aku belajar,
Aku bersyukur aku dilahirkan di Aceh.. Bukan dipulau lain.
Aku bersyukur, aku diberi keawalan untuk belajar, krn belum terlambat.
Aku bersyukur, aku disamping orang-orang yang mau berbagi.
Aku besyukur, Aku tidak mempunyai ideologi-ideologi yang tertanam dari Bangsa luar untuk kujadikan suatu pemahaman.
Aku bersyukur, Aku tidak paham, krn dari itu aku bisa belajar memahami.
Satu lagiii, Aku bersyukur, Semoga Allah SWT tidak mencabut nikmat ini, Semoga Islam ku, Bukan Islam KTP :D
Alhamdulillaah..
aku akhri yaa, mau bantu ibu menyiapkan menu berbuka.. :)
Gracias!!
Assalamualaikum, wr wb...
